banner 728x250

Komunitas Pasar Kuat Dalam Kebersamaan Menata Hari Esok.

banner 120x600
banner 468x60

Tempoepos.com | Gowa, Kecamatan Pallangga, Sulawesi Selatan 08-11- 2023 Pedagang sayur di poros limbung di beberapa titik menjadi program pemerintah Kabupaten Gowa melahirkan pangsa pasar yang lebih terakomodir dan lebih terjamin keamanan dan masa depan KOMUNITAS PASAR.

Pasar Tumpah BONTOREA terus membenahi diri, mempersiapkan dan memperbaiki sistim seiring waktu berjalan,

banner 325x300

Tidak semudah membalik telapak tangan sebuah pasar mampu menjadi wilayah bisnis yang mampu penghidupan sendi ekonomi rakyat, tapi ketika kita sama satu harapan Insyaallah akan terwujud.

Semua butuh keikhlasan dan cara pandang yang berbeda menuju masa depan yang lebih terukur, tentunya dari KOMUNITAS PASAR untuk ikut serta bahu membahu menjadi bagian kebijakan pemerintah.

Menata Kota kab Gowa terkhusus badan jalan provinsi bagian yang mampu mengawal pembangunan sumber daya manusia.

Setiap insan Elegan menjadi bagian yang peduli masa depan Gowa dan tentu tidak lepas dari para pedagang kaki lima sebagai perwujudan ketahanan pangan.

Atas niat baik segenap pedagang kaki lima, pengelola pasar Induk Bontorea yakin bahwa kehidupan para pedagang akan lebih jauh bangkit.

Mari kawan kita bahu membahu menguatkan ekonomi masyarakat, kita ngumpul satu titik, yakinlah bahwa PEMBELI akan mendatangi kita punya pasar, ucap salah satu pedagang Ayam di tengah tengah kesibukannya melayani pembeli, H Cora.

PASAR BONTOREA Milik kita bersama, tahun ini mungkin masih sunyi, tapi seiring waktu yakinlah kita akan butuh tempat disini, Tutup H Cora.

Satu hal yang belum mampu kita wujudkan adalah kebersamaan, padahal kita punya KOMUNITAS PASAR pembeli akan ikut kemana kita jualan, apalagi BELANJA DI PASAR BONTOREA aman buat pembeli, tidak takut akan tersenggol oleh kendaraan lalu lalang, ucap ibu penjual Ikan Kering.

Selain mengganggu ketertiban dan mengurangi keindahan kawasan sekitar, aktivitas jual beli sayur di pinggir jalan juga menjadi potensi risiko keselamatan lalu lintas.

Kemacetan seringkali terjadi akibat parkir sembarangan kendaraan pembeli yang hendak membeli sayur di pinggir jalan, semua itu menjadi bagian yang mungkin KOMUNIKASI PEDAGANG KAKI LIMA untuk di pertimbangkan.

Mari kita Ajak PEMBELI Ke Pasar BONTOREA yang lebih aman untuk melakukan transaksi kebutuhan sehari hari, enak silaturahminya karena bisaki banyak saling tatap, saling sapa, enaknya gank. kelakar penjual Nasi Ayam Krispi.

Sebagai langkah lebih lanjut, Dinas perdagangan akan meningkatkan pelayanan dengan melakukan pelatihan di wilayah pasar.

Pelatihan dalam bentuk menjadi pelaku bisnis yang mampu bersaing kedepan, dan mencoba melakukan komunikasi yang bisa mengangkat pangsa pasar tumpah mampu mengirim ke provinsi lain yang mungkin butuh sayur dan buah, semua akan berjalan seiring kebersamaan kita disini.

Semua karena kita satu atap satu tujuan niat baik, tidak ada yang mudah dalam memulai sebuah kegiatan, tapi ketika kita sudah bisa SALING PEDULI ibarat sapu lidi, yakin rejeki juga akan datang seijin kehendakNya, Ucap Pengelola Pasar Tumpah Bontorea.

 

Editor:

Lembaga Poros Rakyat Indonesia

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *