banner 728x250

Lewat Cooling Sytem, Kasat Binmas Polres Mamberamo Tengah Ajak Masyarakat Bersatu Lawan Radikalisme

banner 120x600
banner 468x60

Papua,Tempoepos.com | Satuan Binmas Polres Mamberamo Tengah terus mengintensifkan upaya pencegahan melalui kegiatan Cooling System dengan memberikan penyuluhan serta bantuan sosial kepada komunitas di Kompleks Barak 15 Bandara Udara Kobakma dan Pemuda Desa Gimbis, Distrik Kobakma, Sabtu (16/12).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Mamberamo Tengah, Ipda Wilhelma Kurut, yang melibatkan personel anggota Satuan Binmas Polres Mamberamo Tengah.

banner 325x300

“Sambang ini dilakukan untuk menjalin hubungan yang lebih erat antara kepolisian dengan masyarakat sekaligus memberikan sembako serta bantuan bola voli dan net,” ujar Ipda Wilhelma Kurut, Kasat Binmas Polres Mamberamo Tengah.

Dalam kunjungan tersebut, Kasat Binmas melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat seperti Spionis Istele dari Desa Keniwa, Ilyas Pagawak Staf Bandara, dan Anis Endambia, Tokoh Pemuda Desa Gimbis. Tujuannya adalah untuk mendorong kolaborasi yang kuat antara pihak kepolisian dan masyarakat guna mengantisipasi tindak pidana, terutama menjelang perayaan Natal, tahun baru, dan Pemilu.

Ipda Wilhelma menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengedepankan Binluh (pemberian bantuan dan perlindungan) dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif guna mencegah kelompok radikalisme yang dapat mengganggu ketenteraman masyarakat.

Di tengah acara, keluarga dari Desa Keniwa menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak keamanan atas kunjungan dan bantuan yang diberikan. Begitu pula dari pihak Bandara, yang mengemukakan masukan terkait kurangnya perhatian dari pihak pemerintah terutama dalam hal pelatihan bagi staf bandara dan sarana komunikasi yang memadai dengan pihak terkait.

“Pemuda Desa Gimbis juga mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Polres Mamberamo Tengah. Semoga hubungan baik ini tetap terjaga,” ujar salah seorang pemuda yang mewakili desa tersebut.

Kegiatan sosialisasi dan bantuan sosial ini menjadi langkah awal dalam upaya mencegah perkembangan kelompok radikal serta memperkuat keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah sekitar.(*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *