banner 728x250

Sopir Angkot Ditembak Mati KKB di Papua: Korban Merupakan Warga Jeneponto

banner 120x600
banner 468x60

Paniai, Papua Tengah, Tempoepos.com  – Rusli (40), seorang sopir angkot asal Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, ditembak mati oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Undius Kogoya di Kabupaten Paniai, Papua Tengah. Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa (11/6/2024) sekitar pukul 13.30 WIT di Kampung Timida, Distrik Paniai Timur.

Rusli, yang merupakan warga Desa Bulusibatang, Kecamatan Bontoramba, Jeneponto, telah merantau ke Papua untuk bekerja sebagai sopir angkot.

banner 325x300

Kerabat korban, Tajuddin, menyampaikan bahwa jenazah Rusli saat ini telah berada di salah satu rumah sakit di Papua. “Jenazah korban saat ini sudah berada di salah satu rumah sakit di Papua,” kata Tajuddin kepada wartawan di Jeneponto, Selasa (11/6/2024).

Menurut Tajuddin, kejadian nahas ini terjadi ketika Rusli baru saja mengantar penumpang dari Enaro ke Madi. “Korban diadang oleh KKB usai mengantar penumpang dari Enaro ke Madi,” ungkapnya. Tindakan brutal ini mengakibatkan kepanikan di kalangan masyarakat setempat.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Faizal Ramadhani, mengonfirmasi bahwa pelaku penembakan adalah KKB Intan Jaya yang dipimpin oleh Undius Kogoya. Kelompok ini diketahui sering melakukan aksi kriminal di Kabupaten Paniai.

“Pelaku penembakan dan pembakaran ini adalah KKB Intan Jaya pimpinan Undius Kogoya yang selama ini melakukan aksi kriminal di Kabupaten Paniai,” kata Faizal dalam keterangannya, Selasa (11/6).

Sementara itu, AKBP Bayu Suseno menyatakan bahwa jenazah Rusli sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Paniai.

Ia menegaskan bahwa aparat akan mengambil tindakan tegas terhadap KKB. “Satgas Ops Damai Cartenz-2024 akan terus melakukan langkah-langkah penindakan dan penegakan hukum yang tegas dan terukur terhadap KKB, pelaku penembakan dan pembakaran ini,” pungkasnya.

Peristiwa ini menambah deretan kekerasan yang dilakukan oleh KKB di Papua, menciptakan suasana yang semakin mencekam bagi warga setempat dan para pendatang yang mencari nafkah di wilayah tersebut..(Sul)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *