banner 728x250

Percobaan Begal di Jalan Tinumbu Makassar, Korban Alami Luka dan Motor Dirusak

banner 120x600
banner 468x60

Makassar, Tempoepos.com  – Aksi kekerasan jalanan kembali terjadi di Kota Makassar. Seorang warga bernama Alfian menjadi korban percobaan pembegalan oleh sekelompok pemuda bersenjata tajam jenis parang di Jalan Tinumbu, poros Pasar Cidu, tepat di depan gerai Es Krim Momoyo, Kecamatan Bontoala, Selasa dini hari.

Kronologi Kejadian

banner 325x300

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WITA, menjelang waktu subuh. Saat itu, Alfian tengah mengendarai sepeda motor dengan tujuan membeli nasi kuning.

Namun di tengah perjalanan, ia tiba-tiba diadang oleh sekelompok orang tidak dikenal yang membawa senjata tajam. Tanpa banyak bicara, para pelaku langsung melakukan penyerangan.

“Saya kaget karena langsung diayunkan parang, jadi saya lompat dari motor. Tapi saya terjatuh,” ujar Alfian saat dikonfirmasi.

Korban Alami Luka

Akibat kejadian tersebut, Alfian mengalami luka cukup parah di bagian lutut dan lengan. Meski demikian, ia berhasil menyelamatkan diri dari serangan para pelaku.

Motor Dirusak Pelaku

Tidak hanya melakukan penyerangan, para pelaku juga melampiaskan aksinya dengan merusak sepeda motor milik korban. Kendaraan tersebut mengalami kerusakan parah setelah ditebas menggunakan parang oleh beberapa pelaku.

Berhasil Selamat Bersama Teman

Alfian mengaku dirinya berhasil melarikan diri bersama temannya, Berna, yang berada di lokasi saat kejadian.

“Alhamdulillah saya masih selamat, tapi motor saya rusak parah,” tuturnya.

Pelaku Diduga Dikenal Korban

Kepada wartawan, Alfian mengungkapkan bahwa dirinya mengenali salah satu pelaku yang diduga memimpin aksi tersebut.

“Salah satu pelaku saya kenal, namanya Gecong. Dia yang memimpin kelompok itu,” ungkapnya.

Imbauan Kewaspadaan

Saat ini, Alfian masih menjalani perawatan akibat luka yang dideritanya. Kejadian ini menambah daftar aksi begal bersenjata tajam yang meresahkan masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan dini hari.

Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalanan sepi, terutama menjelang subuh. Jika menemukan aktivitas mencurigakan, masyarakat diminta segera melaporkan ke kantor polisi terdekat atau menghubungi layanan darurat 110.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian di wilayah Kecamatan Bontoala belum memberikan keterangan resmi. Sementara itu, upaya konfirmasi masih terus dilakukan kepada pihak Polrestabes Makassar terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.

 

(Arlan)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *