Tempoepos-Makassar-SulSel. Penemuan toilet umum di Pasar Daya Makassar yang tidak layak pakai oleh Kaperwil Media Sidik Kasus, Abdullah saat hendak menggunakan Toilet Umum sewaktu mendatangi Pasar Daya pada hari Rabu tanggal 12 Februari 2025.
Sebelum berita ini dibuat, Abdullah telah mengkonfirmasi ke Sukarno sebagai Penanggung Jawab Pasar tentang kondisi toilet umum yang jorok dan tidak terurus. Namun, Sukarno tidak merespon konfirmasi dari Abdullah tersebut melalui pesan Whatshap.
“Pasar daya tiap hari ramai, tentunya pemasukannya lancar tiap hari. Tapi sepertinya Pemasukan Pasar tidak keliatan kemana penggunaannya” beber Abdullah.
Toilet umum di setiap pasar merupakan sarana yang disiapkan oleh Perusahaan Milik Daerah (Perumda) Kota Makassar untuk para pengunjung ataupun para Pedagang pasar yang sudah semestinya diperhatikan dan dijaga kelayakan pemakaiannya oleh Penanggung Jawab atau kepala Pasar itu sendiri.
Tak terkecuali Toilet umum di Pasar Daya yang menjadi tanggung jawab Kepala Pasar yang seharusnya dijaga kebersihan sanitasinya. Akan tetapi Sukarno sebagai kepala pasar daya seolah cuek dan tidak menghiraukan konfirmasi dari Abdullah mengenai Kondisi Toilet Umum Pasar Daya.
Ramainya arus jual beli di pasar daya, tentu saja berbanding lurus dengan pendapatan pasar yang masuk ke Penanggung Jawab pasar. Namun, pada kenyataannya berbanding terbalik dengan kondisi toilet umum yang sudah tidak layak pakai karena Sanitasinya jorok, bau, berlumut dan tidak terurus.
Tim Redaksi Sidik Kasus
Langsung ke konten


















