banner 728x250

ORMAS SULAWESI BERSATU SOSIALISASIKAN PROGRAM DAN PEMBINAAN GENERASI MUDA DI KAMPUNG BERUA

banner 120x600
banner 468x60

Makassar-Tempoepos.comKomunitas Kampung Berua menggelar kegiatan sosialisasi kemasyarakatan di wilayah setempat, Kelurahan Pabaeng-Baeng, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, pada Kamis (18/6/2026). Dalam acara tersebut, Organisasi Kemasyarakatan (ORMAS) Sulawesi Bersatu hadir sebagai narasumber untuk memperkenalkan program unggulan organisasi sekaligus memberikan pembinaan kepada generasi muda.

Kegiatan ini dihadiri oleh Lurah Pabaeng-Baeng, Ketua RW, Ketua RT, kader kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga Kampung Berua yang mengikuti jalannya acara dengan antusias.

banner 325x300

Ketua Sulawesi Bersatu, Karaeng Tinggi, dalam penyampaiannya mengajak para pemuda untuk menjauhi segala bentuk kenakalan remaja dan aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

“Kenakalan tidak memberikan manfaat apa pun. Jika ada manfaatnya, mungkin saya yang pernah menjalani masa lalu yang keliru tidak akan berhenti dari jalan itu. Oleh karena itu, saya mengajak adik-adik pemuda memilih jalan yang baik, membangun masa depan melalui pendidikan, organisasi, dan berbagai kegiatan positif,” ungkapnya di hadapan peserta.

Selain memperkenalkan program unggulan, kegiatan ini juga menjadi wadah diskusi untuk menyerap aspirasi masyarakat mengenai kebutuhan serta rencana pembangunan guna mendorong kemajuan Kampung Berua.

Perwakilan Sulawesi Bersatu, Denal, memberikan masukan agar masyarakat lebih memfokuskan perhatian pada pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan karakter dan perluasan akses pendidikan formal.

“Program yang paling strategis untuk jangka panjang adalah penanaman karakter yang baik. Selain itu, masyarakat perlu terus mendorong anak-anak dan generasi muda melanjutkan pendidikan hingga ke perguruan tinggi. Dengan kualitas sumber daya manusia yang baik, kemajuan kampung akan lebih mudah diwujudkan,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Hukum dan Advokasi Sulawesi Bersatu, Firdaus, menyampaikan apresiasi atas semangat kebersamaan warga Kampung Berua. Ia juga menyoroti kondisi infrastruktur yang masih memerlukan perhatian dari pemerintah.

Menurutnya, wilayah ini memiliki karakteristik tersendiri karena akses menuju lokasi cukup terbatas. Kendaraan roda empat belum dapat menjangkau kawasan tersebut, sedangkan kendaraan roda dua pun harus dibatasi karena keterbatasan lebar jalan dan lahan parkir.

“Kampung Berua adalah kawasan yang istimewa dengan masyarakat yang memiliki semangat gotong royong tinggi. Namun, kondisi akses dan infrastrukturnya masih butuh perhatian serius. Semoga melalui kegiatan ini, pemerintah dapat memprioritaskan perbaikan sarana prasarana agar mobilitas warga lebih lancar dan mendukung peningkatan kesejahteraan,” ujar Firdaus.

Kegiatan sosialisasi berlangsung dalam suasana akrab dan dialog yang konstruktif antara warga, pemerintah setempat, serta pengurus Sulawesi Bersatu. Para peserta berharap kegiatan serupa dapat terus diadakan sebagai sarana edukasi, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan kerja sama untuk mewujudkan Kampung Berua yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *